Dalam rangka memperingati Hari Orang Sakit Sedunia (World Day of the Sick), para saudara muda OFM indonesia, secara khusus yang tinggal di komunitas Dunc Scotus Jakarta, melakukan kunjungan ke Rumah Singgah. Kunjungan tersebut terjadi pada 11-12 Februari 2022 dengan tiga agenda utama yakni doa, makan bersama dan kerja bakti. Doa dan resepsi bersama terjadi pada tanggal 11 Februari 2022, sedangkan kerja bakti terjadi pada tanggal berikutnya. Pada tanggal 11 Februari 2022, acara dimulai dengan doa pada pukul 18.00 WIB. Semua saudara muda melakukannya dengan penuh khidmat di bawah pimpinan Sdr. Melki, OFM, sebagai akolitĀ  pertama, dan Sdr. Josua, OFM, sebagai akolit kedua.

Ibadat tersebut diselingi dengan doa kepada orang-orang sakit sedunia yang dibacakan secara bersama-sama. Seusai doa, ada sambutan dari koordinator pelaksana Rumah Singgah, yakni Sdr. Edrin Wuwur, OFM. Mewakili seluruh anggota Rumah Singgah St. Antonius Padua, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menambahkan bahwa perjumpaan tersebut merupakan sebuah moment di mana para saudara muda diingatkan untuk kembali pada semangat St. Fransiskus dari Assisi, yakni peduli pada orang yang kecil dan yang hidupnya sengsara. Selain itu, Sdr. Joan Dampuk, OFM, sebagai ketua rumah komunitas Dunc Scotus juga menyampaikan hal yang sama. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan dari pihak Rumah Singgah terhadap kunjungan mereka. Ia berharap agar kunjungan ke Rumah Singgah tetap berlangsung ke depannya. Ia menegaskan bahwa Rumah Singgah adalah rumah para saudara muda, bukan rumah pengurus Rumah Singgah semata. Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan makan bersama para anggota Rumah Singgah. Selanjutnya, para saudara muda melakukan sharing dengan opa dan oma. Para saudara muda kembali ke komunitas sekitar pukul 20.00 WIB.

Pada hari berikutnya, para saudara muda melakukan kerja bakti di Rumah Singgah. Kerja bakti dimulai pada pukul 09.00 WIB. Para saudara muda membersihkan bagian dalam Rumah Singgah dan halaman sekitar area Rumah Singgah. Semuanya tampak semangat dalam keterlibatannya masing-masing. Ada yang membersihkan WC, gudang, ruang tamu, halaman depan Rumah Singgah dan selokan. Setelah itu, pihak Rumah Singgah menyediakan makan minum ringan sebagai hadiannya. Semua saudara muda dari komunitas tersebut tampak bersukacita. Mereka bersukacita karena dapat mengorbankan waktu, tenaga, dan perhatian untuk terlibat di Rumah Singgah, setelah kurang lebih satu tahun dihambat oleh pandemi Covid-19. Rupanya, pandemi tidak memudarkan semangat para saudara muda dalam pelayanan kepada orang kecil. Paus Fransiskus sendiri berpesan bahwa kepedulian terhadap orang kecil merupakan undangan yang diberikan oleh Yesus Kristus dan menjadi tugas bagi setiap orang yang dibaptis.

Pace e bene

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here