Proses penyaluran bantuan yang dilakukan JPIC OFM Indonesia telah berjalan satu pekan sejak 16 Agustus 2026, sehari setelah gempa berkekuatan 7,7 SR terjadi di Flores. Demi mempermudah jangkauan penyaluran bantuan, sejak awal JPIC OFM langsung berkoordinasi dengan Paroki-Paroki yang dilayani oleh para Fransiskan (OFM) di daratan Flores yakni, Paroki Aeramo, Paroki Khuruboko (keduanya masuk dalam wilayah Keuskupan Agung Ende), Paroki Karot, Paroki Pagal (wilayah Keuskupan Ruteng) dan Paroki Tentang (Keuskupan Labuan Bajo). Dengan adanya koordinasi ini, dibentuklah posko-posko di masing-masing Paroki.

Solidaritas dan Tanggap Darurat Gempa di Flores

Tim JPIC OFM dan para Saudara OFM di Paroki-Paroki ini bahu-membahu bersama umat, OMK dan relawan lainnya dalam memperlancar proses penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak gempa. Hingga Senin, 24 Agustus 2026, tim ini sudah menyalurkan bantuan ke ratusan titik di wilayah Mbay, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat dan Riung. Dalam perjalanan waktu, tim ini menerima banyak permintaan dari beberapa wilayah terdampak yang kesulitan mendapatkan bantuan. Untuk menanggapi situasi ini, JPIC OFM Indonesia memperluas jangkauan penyaluran bantuan dan bahkan menambah posko baru. Sehingga total saat ini ada 7 posko yang melayani masyarakat terdampak yakni Posko Paroki Aeramo (Kab. Negekeo), Posko Paroki Kurubhoko (Kab. Ngada), Posko Paroki Karot & Paroki Pagal (Kab. Manggarai), Posko Paroki Tentang (Kab. Manggarai Barat); serta posko yang langsung ditangani oleh JPIC OFM Indonesia yakni Posko Biara St. Yosep Pagal dan Posko Riung (biara CIJ). Berikut Laporan dokumentasi dan keuangan per 23 Agustus 2026, Pkl. 12.30 Wib….selengkapnya di laporan

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 1 =