BELAJAR MENJADI MANUSIA: Sebuah Pembacaan atas Novel O
“Siapakah manusia?”
Ini sebuah pertanyaan penting filsafat manusia, yang jawabannya bisa merupakan sebuah kesunyian panjang. Manusia sangatlah kompleks untuk didefinisikan. Para filosof dalam sejarah filsafat...
Galau Andong Pada Puku
Suasana petang ini sungguh berbeda dari sebelumnya. Hujan turun tiada henti seakan hendak menyiram semua pahumaan (ladang) masyarakat Dayak Meratus yang lama merana dilanda...
[Cerpen Iwan Jemadi] Amin
Amin masih merasa aman, meskipun ia tak lagi beriman.
“Apa gunanya beriman jika tanpanya hidup terasa lebih nyaman?” tanya Amin suatu ketika. Tidak kepada siapa-siapa,...
Puisi-Puisi Pater Virgi OFM
Jejak Yang Lain
Masih di jalan yang sama
Melangkah dengan sedikit keyakinan
Aneka rupa datang silih berganti
Ruas-ruas perjalanan semakin menggairahkan
Tampak keceriaan menguasai ragamu
Mengalir dari kedalaman jiwa
Kau menikmatinya...
Tebing 2016, Puisi Gerard N. Bibang
tidak ada satu peristiwa apa pun dalam kehidupan
yang dihuni oleh manusia ini yang tidak bersifat hijrah
seandainya pun ada benda yang beku, diam
dan...
[Cerpen] Lelaki Pemuja Jejak di Nanga Rawa
LELAKI ITU menghabiskan seluruh waktunya di pantai. Hari berganti menjelma Minggu. Minggu bergulir menjadi bulan yang juga terus bergerak menjadi tahun. Lelaki itu seperti...
[Cerpen Marcellus Hia] Roda Kehidupan
Pintu depan rumah yang bercat biru itu sudah dua bulan tidak dibuka oleh pemiliknya. Karena tidak seperti biasanya, menjadi tanda tanya besar bagiku, mengapa...
Raga dan Kata Warga Batas
Raga dan Kata Warga Batas
1.
Matahari belum lagi terbit
semilir angin pagi menerpa tubuh para penghuni.
Sebagian sudah bergerak
bersama peliharaan seakan berarak ke arah padang
lain masih menyeruput...
Ketika Purnamasidhi Itu Kembali
Daun-daun berguguran dalam sepi, memberi kesempatan pada angin untuk menerbangkannya kian kemari. Malam itu sunyi dan udara terasa amat sejuk, berbeda dari biasanya. Jangkrik-jangkrik...
[Puisi Nina Sulastriningrum ] Selalu di Hatiku
1/ Menunggumu
Biar hati berselimut luka
Senandung kesedihan pun tercipta
Luka hati yang kian menjadi
Suka, duka, datang, dan silih berganti
Detik waktu seakan tidak terhenti
Terkenang masa indah yang telah...








![[Cerpen Iwan Jemadi] Amin](https://jpicofmindonesia.org/wp-content/uploads/2017/05/Bribery.jpg)














